Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 12 Juni 2016

Kritik?

Berhari-hari kucurahkan perhatianku. Hanya agar dia sempurna.
Sampai sakitpun aku tak peduli. Intinya harus memukau.
Tapi tidak hanya itu, aku benar-benar ingin membuktikan. Meski aku sering bertanya, siapa juga yang membutuhkan pembuktian dariku?

Semuanya sudah dipersiapkan dengan matang.
Tapi, tak bisa kupungkiri. Aku gemetar saat membawakannya. Kata-kata sempurna yang telah kupersiapkan seakan mengkhianatiku.  Patah. Tak jelas. Lebih seperti gumaman.
Aku membawakannya dengan sangat buruk
Ini sungguh di luar harapanku..

Tapi, apakah ini jadi pembenaran agar kau dapat mencelanya?
Kritik? Hanya sebuah kritik katamu??
Tidak. Sejauh yang aku tau, kritik tidak akan sesakit ini.
Kau bilang, apa yang kubawa benar-benar hancur. Tak ada gunanya.
Padahal, kau disampingku saat aku bilang aku tak tidur demi yang satu ini.
Lupakah kau?

 Setidaknya tenangkan aku. Aku cukup tau apa yang telah kulakukan. Seburuk apa yang kupunya
Aku jelas lebih tau. Tapi kau sahabatku. Tak seharusnya berkata seperti itu
Sesekali, aku mencoba untuk mengerti
Tapi, rasanya tak akan mudah di saat tak ada kata maaf sedikitpun darimu.
Aku tak marah. Buat apa? Karena kali ini lebih dari itu.
Aku kecewa.